[Drabble] Medicine

PhotoGrid_1507438546550ff

Romance, Drabble

_ _ _ _ _

Musim semi seharusnya menjadi musim yang penuh cinta. Para pasangan seharusnya sedang berjalan-jalan dan saling bergandengan mesra di musim ini. Tapi apa-apaan ini?

Minran duduk dengan kasar di kursi halte dan sedikit meringis saat bokongnya menghantam kursi itu. Tapi ia tak peduli. Hatinya saat ini jauh lebih sakit dibandingkan bokongnya itu.

Cowok berengsek! Semua cowok sama saja! Tuturnya dalam hati.

Beberapa menit yang lalu, kekasihnya baru saja mengikrarkan kata putus padanya. Maka, resmilah mereka berpisah dengan usia hubungan tak lebih dari dua bulan.

Apa-apaan itu? Ia menerimaku dengan terpaksa? Aku bukan tipenya? Lebih baik tolak saja aku dari awal, berengsek!

     Pipinya yang sudah basah dialiri lagi oleh air mata, dan dengan cepat ia usap dengan punggung tangan.

Sesaat, Minran menatap tangannya. Ingatannya kembali ke kejadian di café tadi. Setelah kekasih –ralat, mantannya meluncurkan berbagai alasan yang membuatnya ingin berpisah dengan Minran, gadis itu langsung menampar pipi lelaki itu, menyiramkan segelas Americano yang sama sekali belum tersentuh, dan langsung lari keluar menuju halte ini.

Minran menutup wajahnya dengan kedua telapak tangan dan menghentak-hentakkan kakinya ke tanah. Mengingat kejadian itu membuatnya malu. Tingkahnya benar-benar seperti dalam drama yang biasanya ia anggap berlebihan. Ia bersyukur otaknya bekerja dengan cepat dan segera meninggalkan café karena pasti saat itu mereka tengah menjadi tontonan menarik bagi para pengunjung café.

Minran mulai menangis lagi, meratapi kehidupan percintaannya yang menyedihkan. Ia pernah menjalin hubungan asmara sebanyak empat kali, dan selalu Minranlah yang menyatakan cinta duluan. Tragisnya, hubungan itu tak pernah bertahan lebih dari tiga bulan.

Minran membulatkan tekadnya. Mulai sekarang, ia takkan jatuh cinta duluan dan takkan menyatakan cinta terlebih dahulu. Jika perlu, ia tak mau berpacaran dengan siapapun lagi karena  hasilnya selalu sama.

Minran tersentak saat selembar tissue muncul di depan wajahnya. Penasaran, ia menengok dan menemukan wajah seorang pria yang tengah tersenyum ke arahnya.

Deg! Mata Minran bahkan tak rela untuk berkedip saat melihat wajah super tampan dan senyum malaikat pria dihadapannya. Pria itu menggerakkan tangannya  agar Minran segera mengambil tissue. Merasa malu karena terus menatap si pria, Minran langsung menyambar tissue itu untuk mengeringkan pipi dan matanya yang basah.

“Kau menangis. Dari caramu memperlakukannya, pasti dia kejam padamu,” ucap pria disampingnya.

Minran tahu betul apa yang dimaksud pria itu. Pasti dia salah satu pengunjung café. “Ya. Dan kau mau apa? Kau sengaja mengikutiku?”

Lelaki itu terkekeh. “Kau tahu? Kata orang, obat patah hati yang paling ampuh adalah menemukan cinta yang baru dan menjalin hubungan lagi dengan orang lain.”

“Aku tahu. Sayangnya aku tak berniat menyukai apalagi menjalin hubungan lagi dengan pria. mereka semua berengsek.”

“Kurasa tidak semua,” ujar pria itu.

“Oh ya? Bisa kau buktikan?”

“Tentu. Aku bisa menjadi obatmu.”

Minran menoleh secepat kilat, berekspetasi menemukan wajah mengejek pria itu. Namun yang ia dapati justru senyuman malaikat yang sama, dan kini lebih tulus membuat hati Minran berdebar.

“Oh, ya. Namaku Kyuhyun. Cho Kyuhyun.”

Mau tak mau, Minran ikut tersenyum. Sekarang ia percaya bahwa senyum itu menular. Ia jatuh cinta! Tapi ia tak melaggar janji yang baru saja ia ikrarkan karena nyatanya pria itulah yang memulai. Jadi, tak ada salahnya mencoba, kan? Apalagi, sekarang musim semi!

End

Back again with drabble fanfic! Gimana? Semoga suka yaaaa.Btw mulai sekarang kayaknya ff drabble covernya yang simpel” aja deh. Soalnya, males ngedit. Drabble kan pendek doang say, hehe. … jangan lupa COMMENT dan supportnya, ya.

ANYEONG! ^^

 

Advertisements

2 thoughts on “[Drabble] Medicine

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s